Sabtu, 8 Agustus 2026

Rusuh di Rutan, DPR Minta Menkumham Berhenti Mengeluh

Yasonna Laoly

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pihak Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) diminta untuk tidak terus-terusan mengeluh soal kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) yang over kapasitas.

Terhadap kerusuhan di rumah tahanan (rutan) Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau yang berujung kaburnya 200-an narapidana pada  Jumat (5/5), Kemenkumham tidak dapat berlindung dengan kondisi lapas yang melebihi kapasitas.

Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo menilai, kinerja Kemenkumham sangat buruk dalam mengelola Lapas ataupun rutan. Sepanjang tahun ini, kerusuhan di dalam lapas terjadi beruntun sejak Januari 2017 dan memuncak pada kasus kerusuhan rutan Sialang Bungkuk.

Sehari Sebelumnya, atau pada Kamis (4/5) sekitar pukul 15.30 WIB, Lapas Bentiring di Bengkulu juga dilanda kerusuhan. Ketika itu  ratusan narapidana terlibat bentrok fisik di dalam blok tindak pidana narkoba. Pada Kamis 2 Mar 2017, Lapas Jambi juga dilanda kerusuhan. “Komisi III DPR dan masyarakat pada umumnya tentu saja prihatin,” ujar Bambang, Sabtu (6/5).

Politikus Partai Golkar ini menambahkan, keprihatinan Komisi III DPR ini karena setiap kali terjadi kerusuhan di Lapas, Menkumham Yasonna H Laoly hanya bisa mengeluh dan nyaris tidak pernah menawarkan atau memberi solusi.

Keluhan yang dimunculkan Yasonna pun selalu sama, yakni faktor kelebihan kapasitas Lapas. Padahal faktor kelebihan penghuni adalah masalah atau isu lama yang sudah menjadi catatan publik, jauh sebelum peristiwa rusuh di Lapas Banceuy, Bandung serta peristiwa rusuh Lapas Kerobokan di Denpasar, Bali pada 2016.

Dalam kapasitasnya sebagai regulator, Yasonna sudah berperilaku tidak etis karena terus menerus mengeluh. Kemenkumham seharusnya menawarkan dan berani mengeksekusi program pembenahan atau normalisasi fungsi Lapas. Namun Kemenkumham tidak bekerja maksimal membenahi lapas karena kerusuhan terus saja terjadi.

“Ini menjadi bukti untuk menilai buruknya kinerja Kemenkumham dalam konteks pembenahan Lapas. Karena itu Komisi III DPR mendesak Kemenkumham untuk berhenti mengeluh, dan mulailah bekerja membenahi Lapas,” pungkasnya.

Sebelumnya Direktur Jenderal Permasyarakatan (PAS) Kemenkumham I Wayan Kusmiantha Dusak membenarkan, kaburnya ratusan narapidana di Rutan Sialang Bungkuk.

Dia mengaku kaburnya mereka karena persoalan fasilitas yang tidak sesuai didapatkan oleh narapidana. Sehingga berusaha terus mencoba kabur.

Selain itu, rutan itu juga over kapasitas. Pasalnya rutan yang yang memiliki kapasitas 561 orang namun malah diisi oleh 1.870. Mereka terdiri dari 76 kasus korupsi, 14 ilegal logging, narkoba 421 dan pidana umum 1.359 orang.

(cr2/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital