Kruyt menolak menjadikan misi sebagai toko
Salah satu bagian paling menarik dari buku ini justru bukan mengenai agama, melainkan perdagangan.
Beberapa misionaris kemudian menjalankan toko yang menjual barang kepada masyarakat. Kruyt menentang keras pencampuran kegiatan perdagangan dengan misi.
Menurutnya, hubungan antara agama dan perdagangan akan mudah melahirkan kecurigaan dan kemunafikan. Ia bahkan menolak gagasan bahwa kegiatan perdagangan dapat dibenarkan hanya karena dilakukan dengan tujuan “Kristiani”.
Sikap ini memperlihatkan sisi lain dari karakter Kruyt.
Ia mungkin seorang manusia yang sangat yakin pada pandangannya, tetapi ia juga memiliki garis batas yang jelas mengenai apa yang dianggap benar dan salah dalam pekerjaan misionaris.
Demikian pula dengan kesehatan. Ketika muncul gagasan memusatkan pelayanan medis di sebuah rumah sakit, Kruyt justru lebih menyukai pendekatan yang mendatangi masyarakat di tempat mereka tinggal.
Bagi Kruyt, misi bukan sekadar membangun institusi.
Ia harus tetap dekat dengan manusia.






